Mataram, 3 Agustus 2026 - Dalam upaya meningkatkan kapasitas dosen dalam menghadapi transformasi digital di bidang penelitian, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) SPEKTRA Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) menyelenggarakan kegiatan Smart Data Analysis: Pelatihan JASP, DeepSeek, dan ChatGPT untuk Penelitian Kuantitatif. Kegiatan ini menjadi salah satu program pengembangan akademik yang dirancang untuk membekali dosen dengan keterampilan analisis data berbasis teknologi serta pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam mendukung proses penelitian dan publikasi ilmiah.
Pelatihan ini secara khusus ditujukan bagi dosen pemula dengan jabatan fungsional Pengajar, Asisten Ahli (AA), dan Lektor, yang diharapkan mampu meningkatkan kompetensi metodologis sekaligus mempercepat adaptasi terhadap perkembangan teknologi dalam dunia akademik. Di tengah tuntutan peningkatan kualitas penelitian dan publikasi ilmiah, kemampuan mengolah serta menginterpretasikan data secara tepat menjadi salah satu kompetensi utama yang harus dimiliki oleh setiap dosen.
Kegiatan akan dilaksanakan pada Senin, 10 Agustus 2026, pukul 08.00–11.30 WITA, bertempat di Ruang Micro Teaching FKIP Lantai 1 Universitas Muhammadiyah Mataram. Pelatihan menghadirkan Dr. Syaharuddin, S.Pd., M.Pd., M.Si., seorang akademisi yang memiliki pengalaman luas dalam bidang metodologi penelitian, analisis statistik, dan pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung pengembangan riset. Melalui pendekatan yang praktis dan aplikatif, peserta akan dibimbing mulai dari proses pengolahan data hingga teknik interpretasi hasil penelitian yang sesuai dengan kaidah ilmiah.
Mengusung tema "Smart Data Analysis", pelatihan ini dirancang agar peserta memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai tahapan analisis data kuantitatif. Materi pertama akan membahas tabulasi dan visualisasi data menggunakan Microsoft Excel, sebagai fondasi dalam menyiapkan data penelitian agar lebih sistematis, akurat, dan mudah dipahami. Selanjutnya peserta akan mempelajari analisis korelasi menggunakan JASP untuk mengetahui hubungan antarvariabel penelitian, serta analisis regresi linier berganda menggunakan JASP yang banyak digunakan dalam berbagai penelitian di bidang pendidikan, sosial, ekonomi, pertanian, kesehatan, hingga teknik.
Tidak hanya berfokus pada penguasaan perangkat lunak statistik, pelatihan ini juga memperkenalkan pemanfaatan teknologi AI melalui DeepSeek dan ChatGPT sebagai alat bantu dalam menginterpretasikan hasil analisis statistik. Peserta akan memperoleh pemahaman mengenai bagaimana AI dapat dimanfaatkan secara etis untuk membantu menjelaskan hasil penelitian, menyusun pembahasan, merumuskan kesimpulan, hingga meningkatkan kualitas penulisan artikel ilmiah. Pendekatan ini diharapkan mampu mempercepat proses penyusunan karya ilmiah tanpa mengurangi integritas akademik dan tetap mengedepankan kemampuan analisis peneliti sebagai aspek utama.
Ketua UKM SPEKTRA UMMAT menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan Universitas Muhammadiyah Mataram. Sebagai organisasi yang bergerak di bidang pengembangan penelitian, penulisan ilmiah, dan inovasi akademik, UKM SPEKTRA terus berupaya menghadirkan berbagai program pelatihan yang relevan dengan kebutuhan dosen dan mahasiswa di era digital.
"Perkembangan teknologi, khususnya kecerdasan buatan, telah mengubah cara peneliti mengolah informasi dan menyusun karya ilmiah. Oleh karena itu, diperlukan pemahaman yang tepat agar teknologi tersebut dapat dimanfaatkan sebagai alat pendukung yang meningkatkan kualitas penelitian, bukan menggantikan proses berpikir ilmiah peneliti," ungkap panitia penyelenggara.
Pelatihan ini juga menjadi momentum untuk memperkenalkan JASP sebagai perangkat lunak statistik yang bersifat open source, mudah digunakan, dan memiliki kemampuan analisis yang lengkap. Dibandingkan perangkat lunak statistik lainnya, JASP menawarkan antarmuka yang sederhana sehingga sangat sesuai digunakan oleh dosen maupun peneliti yang baru memulai analisis data kuantitatif. Dengan dipadukan bersama Microsoft Excel dan teknologi AI seperti DeepSeek serta ChatGPT, peserta akan memperoleh alur kerja penelitian yang lebih efisien mulai dari pengolahan data, analisis statistik, hingga penyusunan laporan penelitian.
Menariknya, kegiatan ini diselenggarakan secara gratis (free) sebagai bentuk kontribusi nyata UKM SPEKTRA UMMAT dalam mendukung peningkatan kompetensi dosen. Peserta hanya diminta membawa konsumsi pribadi selama kegiatan berlangsung. Pendaftaran dilakukan melalui WhatsApp panitia dengan batas waktu hingga 1 Agustus 2026, sehingga diharapkan seluruh calon peserta dapat segera melakukan registrasi sebelum kuota terpenuhi.
Melalui penyelenggaraan Smart Data Analysis, UKM SPEKTRA UMMAT berharap dapat menjadi katalisator lahirnya budaya penelitian yang semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi. Pelatihan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan teknis dalam analisis data, tetapi juga membangun pola pikir akademik yang inovatif, kritis, dan berorientasi pada kualitas publikasi ilmiah. Dengan semakin banyak dosen yang menguasai perangkat analisis statistik modern dan mampu memanfaatkan teknologi AI secara bertanggung jawab, diharapkan produktivitas penelitian serta kualitas publikasi ilmiah Universitas Muhammadiyah Mataram akan terus meningkat dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan, penyelesaian berbagai persoalan di masyarakat, serta peningkatan daya saing perguruan tinggi di tingkat nasional maupun internasional.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan peran UKM SPEKTRA UMMAT sebagai organisasi yang tidak hanya menjadi wadah pengembangan minat dan bakat di bidang penelitian, tetapi juga sebagai motor penggerak literasi riset, inovasi, dan transformasi digital di lingkungan Universitas Muhammadiyah Mataram. Melalui kolaborasi, edukasi, dan pendampingan yang berkelanjutan, UKM SPEKTRA berkomitmen untuk terus melahirkan ekosistem akademik yang unggul, produktif, dan mampu menjawab tantangan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di masa depan.
