Mataram, 21 Agustus 2026 - Kabar membanggakan datang dari Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Mataram (FAPERTA UMMAT). Program Studi S1 Teknik Pertanian berhasil meraih predikat Akreditasi Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Program Studi Keteknikan (LAM Teknik). Capaian tersebut menjadi tonggak penting dalam perjalanan Prodi Teknik Pertanian FAPERTA UMMAT sekaligus menjadi bukti atas komitmen institusi dalam meningkatkan mutu pendidikan, tata kelola, sumber daya manusia, pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Predikat Unggul tersebut tertuang dalam SK LAM Teknik Nomor 0319/SK/LAM TEKNIK/AS/VIII/2026. Raihan ini menjadi sebuah pengakuan terhadap kualitas penyelenggaraan pendidikan di Program Studi S1 Teknik Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Mataram, sekaligus memperkuat posisi program studi dalam menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi di bidang keteknikan pertanian dan mampu menjawab kebutuhan perkembangan teknologi pertanian modern.
Dekan Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Mataram, Syirril Ihromi, SP., MP., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, predikat Akreditasi Unggul bukan sekadar pencapaian administratif, tetapi merupakan hasil dari kerja keras dan komitmen seluruh sivitas akademika FAPERTA UMMAT dalam membangun budaya mutu secara berkelanjutan.
“Akreditasi Unggul ini merupakan hasil kerja bersama seluruh sivitas akademika Fakultas Pertanian UMMAT. Capaian ini menjadi bukti bahwa kami terus berkomitmen menghadirkan pendidikan pertanian yang berkualitas, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi dan daya saing,” ujar Syirril Ihromi.
Ia menambahkan bahwa capaian tersebut harus menjadi motivasi untuk terus melakukan evaluasi dan peningkatan kualitas. Menurutnya, predikat Unggul bukanlah akhir dari sebuah proses, melainkan awal untuk mempertahankan dan meningkatkan standar mutu pendidikan di FAPERTA UMMAT.
“Kami tidak ingin menjadikan Akreditasi Unggul sebagai titik akhir. Justru ini menjadi energi baru bagi FAPERTA UMMAT untuk terus berbenah, berinovasi, memperkuat kolaborasi dengan dunia industri, meningkatkan kualitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, serta memastikan mahasiswa mendapatkan pengalaman pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan zaman,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Program Studi S1 Teknik Pertanian, Dr. Erni Romansyah, S.TP., M.Sc., menyambut capaian tersebut dengan penuh rasa syukur. Ia menilai predikat Unggul merupakan hasil dari proses panjang yang melibatkan dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, mitra kerja sama, serta berbagai pihak yang telah memberikan kontribusi terhadap perkembangan Program Studi Teknik Pertanian.
Menurutnya, perkembangan teknologi pertanian saat ini menuntut perguruan tinggi untuk tidak hanya menghasilkan lulusan yang memahami teori, tetapi juga memiliki kemampuan dalam menerapkan teknologi dan melakukan inovasi untuk menyelesaikan berbagai persoalan di sektor pertanian.
“Predikat Unggul ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas Program Studi Teknik Pertanian. Kami ingin mahasiswa tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan praktis, kemampuan berpikir inovatif, adaptif terhadap teknologi, serta mampu menciptakan solusi keteknikan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja,” ungkap Dr. Erni Romansyah.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Program Studi Teknik Pertanian akan terus memperkuat pembelajaran berbasis praktik, riset, inovasi, dan kerja sama dengan berbagai pihak. Hal tersebut penting untuk memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa sekaligus memperpendek kesenjangan antara kompetensi yang diperoleh di bangku kuliah dengan kebutuhan dunia kerja dan industri.
“Akreditasi Unggul menjadi tantangan sekaligus amanah bagi kami. Ke depan, kami akan terus memperkuat pembelajaran berbasis teknologi, penelitian terapan, kerja sama dengan industri dan dunia usaha, serta pengembangan kompetensi mahasiswa agar lulusan Teknik Pertanian FAPERTA UMMAT benar-benar siap menghadapi tantangan transformasi pertanian dan perkembangan teknologi,” jelasnya.
Capaian Akreditasi Unggul ini juga semakin memperkuat komitmen FAPERTA UMMAT dalam mendukung transformasi sektor pertanian di Nusa Tenggara Barat. Perkembangan pertanian saat ini membutuhkan dukungan sumber daya manusia yang mampu mengintegrasikan ilmu pertanian dengan teknologi, rekayasa, otomatisasi, energi, mekanisasi, pengolahan hasil, serta berbagai inovasi yang berorientasi pada efisiensi dan keberlanjutan.
Program Studi S1 Teknik Pertanian memiliki posisi strategis dalam menjawab kebutuhan tersebut. Melalui penguatan kompetensi mahasiswa di bidang keteknikan pertanian, program studi diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga mampu menjadi inovator, entrepreneur, peneliti, maupun profesional yang berkontribusi terhadap pembangunan pertanian daerah dan nasional.
Keberhasilan meraih predikat Unggul juga menjadi momentum bagi FAPERTA UMMAT untuk memperluas jejaring kerja sama dengan pemerintah, dunia usaha dan dunia industri, lembaga penelitian, serta berbagai mitra strategis lainnya. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat ekosistem pendidikan tinggi yang menghasilkan inovasi dan solusi nyata bagi masyarakat.
Dengan diraihnya Akreditasi Unggul LAM Teknik, Program Studi S1 Teknik Pertanian FAPERTA UMMAT semakin optimistis menatap masa depan. Predikat tersebut bukan hanya menjadi kebanggaan bagi fakultas dan universitas, tetapi juga menjadi bentuk tanggung jawab untuk terus menghadirkan pendidikan tinggi yang bermutu, relevan, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Akreditasi Unggul menjadi awal dari langkah yang lebih besar: memperkuat kualitas, memperluas inovasi, dan mencetak lulusan Teknik Pertanian yang unggul, kompeten, adaptif, serta berdaya saing di tingkat regional, nasional, maupun global.
@adminfaperta
