Mataram, 26 Mei 2026 – Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Mataram (FAPERTA UMMAT) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pertanian melalui penyelenggaraan kegiatan kuliah tamu bekerja sama dengan PT. Surya Teknologi Indonesia. Kegiatan yang mengangkat tema “Penerapan Teknologi Energi Terbarukan Dalam Sektor Pertanian, Khususnya Pemanfaatan Pompa Air Tenaga Surya” ini dilaksanakan pada Selasa, 26 Mei 2026 secara daring melalui Zoom Meeting mulai pukul 10.00 WITA hingga selesai. Kuliah tamu tersebut diikuti oleh dosen dan mahasiswa FAPERTA UMMAT dengan antusiasme yang tinggi. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk penguatan wawasan akademik sekaligus pengenalan teknologi modern kepada mahasiswa pertanian dalam menghadapi tantangan sektor pertanian di era digital dan revolusi industri. Selain membahas konsep energi terbarukan, kegiatan ini juga menyoroti pentingnya penerapan smart farming sebagai solusi pertanian masa depan yang lebih efisien, produktif, dan ramah lingkungan.
Acara dipandu oleh moderator Karyanik, ST., MT., yang membuka jalannya kegiatan dengan suasana interaktif dan komunikatif. Dalam sambutannya, Dekan FAPERTA UMMAT, Syirril Ihromi menyampaikan bahwa perkembangan teknologi di sektor pertanian harus mampu diimbangi dengan kesiapan sumber daya manusia, khususnya mahasiswa sebagai generasi penerus pertanian modern. Beliau menegaskan bahwa pertanian saat ini tidak lagi hanya mengandalkan metode konvensional, melainkan harus mulai memanfaatkan inovasi teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas. Menurutnya, penggunaan energi terbarukan dalam sektor pertanian menjadi salah satu langkah strategis dalam menciptakan sistem pertanian yang berkelanjutan sekaligus mampu menjawab tantangan perubahan iklim dan keterbatasan sumber energi fosil.
“Mahasiswa pertanian harus memiliki wawasan yang luas terhadap perkembangan teknologi, khususnya teknologi energi terbarukan yang dapat diterapkan di sektor pertanian. Ke depan, konsep smart farming akan menjadi kebutuhan sehingga generasi muda harus siap beradaptasi dan berinovasi,” ungkap beliau dalam sambutannya. Materi utama disampaikan oleh Direktur PT. Surya Teknologi Indonesia, Ardiyanto Indra Kusuma yang memaparkan berbagai inovasi teknologi energi surya, khususnya pemanfaatan pompa air tenaga surya untuk kebutuhan irigasi pertanian. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bahwa teknologi pompa air tenaga surya merupakan salah satu solusi modern yang efektif untuk mendukung aktivitas pertanian, terutama pada wilayah yang memiliki keterbatasan akses listrik.
Beliau juga menjelaskan bahwa penggunaan pompa air berbasis tenaga surya tidak hanya mampu menekan biaya operasional petani, tetapi juga mendukung penggunaan energi bersih yang lebih ramah lingkungan. Sistem ini memanfaatkan energi matahari sebagai sumber utama penggerak pompa air sehingga dapat digunakan secara mandiri tanpa ketergantungan terhadap bahan bakar minyak maupun jaringan listrik konvensional. Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai konsep smart farming yang mengintegrasikan teknologi dalam pengelolaan pertanian modern. Teknologi tersebut dinilai mampu meningkatkan efisiensi penggunaan air, mempercepat proses irigasi, serta membantu petani dalam mengoptimalkan hasil produksi pertanian secara berkelanjutan.
Selama kegiatan berlangsung, suasana diskusi berjalan aktif dan interaktif. Mahasiswa terlihat antusias mengikuti pemaparan materi serta mengajukan berbagai pertanyaan terkait implementasi teknologi energi terbarukan di lapangan, peluang pengembangan pertanian berbasis teknologi, hingga tantangan penerapan smart farming di Indonesia. Diskusi tersebut menunjukkan tingginya minat mahasiswa terhadap inovasi teknologi yang dapat diterapkan secara nyata dalam sektor pertanian. Melalui kegiatan kuliah tamu ini, FAPERTA UMMAT berharap mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan teoritis, tetapi juga memiliki pemahaman praktis mengenai penerapan teknologi energi terbarukan dalam dunia pertanian. Kegiatan ini juga diharapkan dapat memperluas wawasan mahasiswa mengenai pentingnya transformasi pertanian menuju sistem yang lebih modern, efisien, dan berkelanjutan. Kerja sama antara dunia akademik dan industri seperti ini diharapkan terus berlanjut sebagai upaya menciptakan sumber daya manusia pertanian yang unggul, inovatif, dan siap menghadapi tantangan pertanian masa depan. Dengan hadirnya teknologi energi terbarukan dan konsep smart farming, sektor pertanian diharapkan mampu berkembang menjadi lebih maju, mandiri, serta berdaya saing tinggi di era perkembangan teknologi global.
@adminfaperta
